4 Cara Bedakan Gejala Rhinovirus dan Coronavirus
Kesehatan

4 Cara Bedakan Gejala Rhinovirus dan Coronavirus

Virus Corona saat ini masih menjadi ancaman besar bagi dunia. Gejala yang menandai seseorang terkena virus ini sangat beragam salah satunya adalah pilek dan flu. Gejalanya hampir sama dengan flu biasa sehingga sangat sulit membedakan keduanya.

Apalagi di musim pancaroba atau penghujan, karena di masa-masa seperti ini sangat rentan terserang flu sehingga menjadi sulit membedakan antara rhinovirus dengan virus Corona. Jika tidak bisa mendiagnosis dengan baik, maka pengobatan yang dilakukan tidak akan tepat, terutama untuk penanganan Covid-19.

Cara Membedakan Rhinovirus dan Coronavirus

Cara bedakan kedua virus penyebab penyakit pada manusia ini sebenarnya tidak terlalu sulit, asalkan tahu apa saja ciri yang membedakannya. Berikut beberapa perbedaan dari kedua gejala penyakit tersebut:

1.     Kemunculan Gejala

Biasanya gejala flu akan muncul setelah penderita terinfeksi virus 2-3 hari, dengan penderita mengalami bersin-bersin yang terlalu sering, hidung berair kemudian tersumbat, diikuti sakit kepala ringan juga tenggorokan terasa kering dan sakit.

Sedangkan pada penderita Covid-19 lebih pada keluhan pada saluran pernapasan bawah dengan keluhan demam tinggi, batuk, dan sesak napas. Sering juga diiringi dengan gangguan pencernaan, mual, diare, dan muntah. Di beberapa kasus penderita juga mengalami gangguan pengecapan atau penciuman.

2.     Gejala pada Saluran Pernapasan

Pilek dan flu biasanya menyerang pada saluran pernapasan atas, terutama pada bagian tenggorokan dan hidung sehingga menyebabkan kesulitan bernapas karena bagian hidung terdapat lendir.

Sedangkan pada kasus penderita Covid-19 serangan terjadi pada saluran pernapasan bawah dengan gejala mirip flu. Akan tetapi sesak napas yang dirasakan bukan kesulitan bernapas seperti pada flu, tapi karena paru-paru yang tidak dapat bekerja dengan baik. Hal ini dapat menjadi komplikasi serius, seperti pneumonia, gangguan pernapasan akut, dan gangguan fungsi organ dalam lainnya.

3.     Demam

Penderita flu biasanya jarang menderita demam, lebih kepada rasa sakit atau nyeri di bagian kepala. Kalaupun demam biasanya tidak terlalu tinggi. Berbeda dengan penderita Covid-10 yang akan mengalami demam tinggi, tapi hal ini tidak selalu terjadi dan gejala pada masing-masing orang bisa saja berbeda. Bahkan di beberapa kasus penderita tidak mengalami gejala apa pun.

4.     Sesak Napas

Penderita flu memang seringkali mengalami kesulitan bernapas akibat adanya lendir di bagian tenggorokan dan hidung. Namun, tidak seperti sesak napas yang dialami penderita Covid-19, yaitu rasa sesak di bagian dada, terutama di bagian organ paru. Kondisi ini yang sering membuat penderita Covid-19 mengalami komplikasi.

Oleh sebab itu, pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri maupun dirawat intensif biasanya akan selalu diukur tingkat saturasi oksigennya agar tidak kurang dari 90% dan membahayakan nyawa.

Jadi, sudah jelas bahwa penderita pilek dan Covid-19 memiliki gejala berbeda. Perhatikan dengan benar gejalanya sehingga dapat membedakan kedua penyakit ini dengan baik. Jagalah kesehatan dengan baik agar sistem imun meningkat dan dapat menangkal berbagai virus yang menyerang.